Madinah, 21 Januari 2019
Masjid Quba merupakan masjid pertama yang di bangun oleh Rasulullah SAW saat beliau melaksanakan perjalanan hijrah dari Kota Mekkah ke Madinah. Tepatnya di kampung quba dan diatas kebun kurma sayyiddina Ammar r.a mengusulkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk membangun sebuah tempat yang dapat digunakan untuk istirahat dan shalat dengan tenang. Kemudian sayyiddina Amar r.a mulai mengumpulkan batu dan membangun sebuah masjid.
Rasullah SAW merupakan orang pertama yang meletakkan batu tepat dikiblatnya. Kemudian disusul oleh sahabat nabi yaitu Abu Bakar Shidiq dan Umar bin Khatab meletakkan batu disamping batu rasulullah SAW. Barulah kaum muslimin bergotong royong membangun masjid tersebut.
Adapun keutamaan dari Masjid Quba terdapat dalam al-qur'an dan hadist.
Allah SWT berfirman:
لَا تَقُمْ فِيْهِ اَبَدًا ۗ لَمَسْجِدٌ اُسِّسَ عَلَى التَّقْوٰى مِنْ اَوَّلِ يَوْمٍ اَحَقُّ اَنْ تَقُوْمَ فِيْهِ ۗ فِيْهِ رِجَالٌ يُّحِبُّوْنَ اَنْ يَّتَطَهَّرُوْا ۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُطَّهِّرِيْنَ "Janganlah engkau melaksanakan sholat dalam masjid itu selama-lamanya. Sungguh, masjid yang didirikan atas dasar takwa sejak hari pertama adalah lebih pantas engkau melaksanakan sholat di dalamnya. Di dalamnya ada orang-orang yang ingin membersihkan diri. Allah menyukai orang-orang yang bersih."
(QS. At-Taubah 9: Ayat 108) "Ketika pembangunan Masjid ini selesai, Rasulullah SAW mengimami shalat selama 20 hari. Semasa hidupnya, lelaki yang dijuluki Al-Amin ini selalu pergi ke Masjid Quba setiap hari Sabtu, Senin dan Kamis. Setelah Rasulullah SAW wafat, para sahabat menziarahi masjid ini dan melakukan salat di sana.”( HR. Bukhori Dan Muslim)
Shalat di masjid Quba memiliki keutamaan. Menurut Hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Abu bin Sahl bin Hunaif radhiyallahu ‘anhum, ia pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang bersuci di rumahnya, kemudian pergi ke Masjid Quba, lalu ia shalat di dalam masjid quba, maka baginya pahala seperti pahala umrah”.( HR. Tirmdzi)

Komentar
Posting Komentar