Cerpen ke-3
DATE 24 th Di tengah ramainya suasana kelas baru, Riani hanya termenung diam sendirian pada bangku pojok yang didudukinya sedari tadi. Sebagai murid pindahan, Riani belum berani bersosialisasi dengan yang lainnya. Ia hanya bisa memandangi setiap kelompok murid yang sedang asyik bermain, ada yang sedang bergossip, memamerkan telepon genggam terbarunya, bermain kartu remi, bercanda satu sama lain, membaca buku, ada pula yang sibuk menghitung uang. Tidak ada seorang pun yang mengahampirinya untuk sekedar mengajaknya ngobrol atau paling tidak mengajaknya berkenalan, mereka semua asyik dengan kegiatan masing-masing tanpa memeperdulikan keberadaan dirinya. Namun berbeda hal nya dengan seseorang yang tepat duduk dibangku pojok sebelah kanan dari Riani, ia malah enak-enakan tidur ditemani alat pendengar musik yang tergantung di telinganya. “Tidak biasanya kantin sepi dikunjungi pembeli, padahal ini jam istirahat. Masa iya sih anak-anak disini ga punya uang, sekolah ini kan, sekolah e...